Kehidupan : Jangan menghakimi seseorang tanpa mengetahui sebab-sebab disebaliknya

Kongsi Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Assalamualaikum dan salam sejahtera kepada semua pembaca yang dihormati sekalian. Semoga kalian semua dimurahkan rezeki dan dipermudahkan segala urusan di kala wabak Covid-19 ini. Rezeki itu tidak hanya berupa wang ringgit tetapi rezeki itu sangat luas ; Kesihatan itu rezeki, ketenangan itu rezeki, kedamaian itu rezeki, keluarga yang bahagia itu rezeki, isteri, suami, dan anak yang soleh itu rezeki, hidayah dan ilmu itu rezeki, dan yang paling utama adalah diberi peluang untuk hidup dimuka bumi ini untuk sehari lagi adalah nikmat rezeki yang tidak boleh didusta lagi. Syukur kepada Tuhan pencipta Alam. Alhamdulillah.

Jika anda ingin mengetahui perkembangan semasa Covid-19 boleh melayari pautan dibawah ini :

Pada kali ini kata-kata kehidupan yang ingin penulis kongsikan adalah

“Jangan menghakimi keputusanku tanpa mengetahui sebab-sebab disebaliknya”

Kita hidup di muka bumi ini saling memerlukan dan saling tolong menolong. Ada perkara yang kita perlu gariskan dalam bersilaturahim supaya hubungan tersebut berpanjangan. Walaupun baik macam mana pun kita dengan seseorang, kita perlu menjaga batasan terutamanya dalam menghakimi atau mengadili tindakan atau keputusan seseorang itu. Setiap manusia ada alasan mereka tersendiri dalam menghadapi cabaran dan rintangan, cuma kita sebagai kawan boleh menasihat dan memberi tunjuk ajar. Jauh sekali untuk kita mengecam, menghina atau mengeji keputusan mereka disebabkan hanya tidak selari dengan pandangan kita.

Kita tidak tahu apa yang mereka sudah lalui untuk sampai ke tahap tersebut. Ada yang sanggup berkorban masa, tenaga, harta dan keluarga. Ada yang dipulaukan oleh masyarakat, ada yang dihina, ada yang dicaci dan ada yang dimaki. Setiap orang punya sejarah mereka sendiri dalam menyelusuri kehidupan yang penuh dengan pancaroba.

Kita sebagai sahabat belum tentu dapat menjalani apa yang telah mereka lalui sebelum sampai ke tahap tersebut. Ujian dan dugaan itu diberikan sangat berbeda bagi setiap manusia seperti yang difirman oleh Allah SWT dalam Surah Al- Baqarah ayat 286 ; Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat seksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.

Tiada manusia yang sempurna didalam dunia ini, kita tidaklah lebih baik dari mereka. Jika mereka ada kekurangan, kita apa kurangnya. Kita akan merasa sombong apabila kita merasakan diri kita lebih dari yang lain. Mereka mempunyai hak dalam menentukan keputusan mereka selagi ia tidak bertentangan dengan tuntutan agama dan undang-undang negara.

Kita juga tidak suka dihakimi dan diadili secara luaran sahaja. Kadangkala kita suka menghakimi dan prejudis terhadap seseorang, tetapi apabila kita dihakimi oleh orang lain kita melenting dan marah. Mulakan dengan diri kita dahulu untuk berubah. Kehidupan ini singkat, menghakimi seseorang tidak akan memperbaiki kehidupan kita malah memberi aura negatif yang boleh menyerap masuk dalam kehidupan sehari -harian kita. “Tepuk dada tanya selera”.

Baca post sebelum ini disini Kehidupan : Seperti air sungai yang mengalir

Jom kita hayati lagu dari┬áD’MASIV – Jangan Menyerah :

Tak ada manusia yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik
Tak ada manusia yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali segala yang telah terjadi
Syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal putus asa
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah oh
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal putus asa
Dan tak kenal putus asa


Kongsi Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •